Topabislah’s Blog

Usaha, Solusi, Cerita dan Tips serta Triks apa saja seputaran kita

Tips antara kekasih dan sahabat

Kekasih Bikin Anda Kehilangan Teman?

KOMPAS.com – Biasanya Anda menghabiskan hampir seluruh waktu dengan teman-teman wanita. Namun ketika Anda baru memiliki pasangan, Anda ingin lebih sering bersama si dia. Ini sebenarnya hal yang biasa. Sahabat juga bisa mengerti bahwa kita pasti sedang menikmati masa-masa sebagai pasangan kekasih.

Namun setelah beberapa bulan, sikap Anda terhadap sahabat mulai tidak fair. Anda sering membatalkan janji dengan teman-teman, enggan menemani sahabat yang sedang sedih (karena Anda harus menemani si dia), namun kembali berkeluh-kesah dengannya begitu kekasih mulai bertingkah. Perlahan-lahan, hubungan Anda dan teman-teman mulai menjauh. Anda baru tersadar telah kehilangan teman-teman ketika hubungan Anda dan si dia telah berakhir.

Memang, dinamika pertemanan dapat berubah ketika salah satu dari kita mulai menjalin hubungan dengan pria. Tetapi tanpa kita sadari, sebenarnya kita sendiri lah yang menyebabkan teman-teman menyingkir. Berikut adalah lima hal yang tidak boleh Anda lakukan terhadap teman-teman ketika Anda memiliki pasangan baru:

1. Tidak memaksa sahabat untuk double date bersama salah satu teman pria kekasih Anda. Pasangan senang membahas tentang teman-teman yang masih lajang. Sebab, kehidupan lajang memang seringkali lebih menarik daripada kehidupan berpasangan. Kemudian, pasangan ini ingin menjadi mak comblang bagi sahabat masing-masing yang masih lajang. Diaturlah double date (kencan yang dilakukan dua pasangan bersama-sama), yang kemudian berakhir dengan: sahabat Anda dan sahabat si dia sama-sama risih karena melihat Anda dan kekasih "sibuk" sendiri.

2. Tidak akan memprotes bila teman-teman tidak menyukai kekasih Anda. Seringkali, saat kita sedang jatuh cinta, kita tidak dapat melihat sisi buruk dari seseorang. Segala perbuatan buruk tersebut dengan cepat akan berubah menjadi positif, dari sisi kita. Misalnya, teman-teman kesal karena kekasih tidak pernah menunjukkan kepeduliannya pada Anda, seperti saat Anda meminta diantarkan ke dokter. Namun Anda selalu menganggap, kekasih melakukan hal tersebut karena ingin Anda mandiri. Memang menjadi hak Anda untuk mempertahankan kekasih, namun bila Anda tidak setuju dengan pendapat teman-teman, cobalah untuk menghargai mereka.

3. Tidak menceritakan secara detail apa yang Anda lakukan dengan si dia, terutama jika sahabat masih jomblo. Tentu, sahabat yang baik adalah yang dapat diajak berbagi saat susah dan senang. Namun jika Anda berusaha mengambil setiap kesempatan ngobrol untuk membicarakan kekasih, siapa pun akan bosan mendengarnya. Belum lagi bila Anda mulai menceritakan segala pengalaman seksual Anda bersama kekasih. Bersikaplah lebih peka jika sahabat sedang ada bersama Anda berdua. Misalnya, tidak dengan sengaja melakukan public display of affection di hadapan sahabat.

4. Tidak meminta sahabat berbohong atas apa yang Anda lakukan. Si dia berusaha menghubungi sahabat Anda, karena telepon Anda tak bisa dihubungi. Sesuai pesan Anda, sahabat harus mengatakan bahwa baterai ponsel Anda mati, sinyalnya di luar area, atau Anda sedang sakit sehingga mematikan ponsel. Padahal, Anda sedang pergi bersama mantan yang kebetulan baru pulang dari luar negeri. Atau, Anda sedang memburu midnight sale bersama teman-teman yang lain. Tidak ada orang yang senang berbohong dengan sengaja. Apalagi bila hal itu dilakukan untuk menutupi kesalahan-kesalahan Anda. Hm… jangan menganggap sahabat sebagai pengkhianat jika suatu saat ia terpaksa mengatakan yang sebenarnya pada kekasih Anda.

5. Tidak membatalkan janji nonton pada last minute hanya karena si dia mendadak muncul. Bayangkan bila Anda berada di posisi teman Anda. Sudah membuat janji jauh-jauh hari untuk menonton The Proposal bersama sahabat lamanya, eh… Anda membatalkan begitu saja janji tersebut. Dalam hati Anda berpikir, toh Anda bisa nonton dengan sahabat Anda kapan-kapan. Sedangkan Anda tak sanggup menolak ajakan si dia untuk makan malam. Hal ini sering terjadi, bahkan kadang-kadang Anda lupa sudah punya janji dengan sahabat. Tentu saja sahabat jadi bete berat. Ia tentu mengerti jika Anda sedang berbunga-bunga, dan tak ingin kehilangan momen bersama kekasih sedikit pun.Tetapi jika pembatalan janji ini terjadi berulang-ulang, akhirnya ia tentu jadi malas berteman dengan Anda lagi.

DIN
Sumber : Your Tango

Agustus 19, 2009 - Posted by | Laki-laki, Perempuan

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: