Topabislah’s Blog

Usaha, Solusi, Cerita dan Tips serta Triks apa saja seputaran kita

TNI AL Dapat Tambahan Dua Kapal Selam

JAKARTA, KOMPAS.com — Armada angkatan perang Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut dipastikan mendapat tambahan peralatan utama sistem persenjataan (alutsista) kapal selam sebanyak dua unit, yang proses pengadaannya sampai saat ini terus berjalan. Pengadaan dua unit kapal selam itu dibiayai fasilitas Kredit Ekspor (KE) senilai 700 juta dollar Amerika Serikat, yang diperoleh dari fasilitas pinjaman luar negeri di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2004-2009.

Menurut Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, seusai hadir dan memberi sambutan dalam peluncuran buku 50 Tahun Pengabdian Hiu Kencana 1959-2009, Senin (10/8). Turut hadir pula Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono. "Kami sudah tentukan spesifikasi teknisnya, serta kemampuan dan efek penggentar yang lebih dari yang dimiliki negara tetangga. Kalau enggak bisa begitu, ya jangan beli. Mendingan uangnya buat beli beras saja lah. Namun, kami yakin pemerintah mengerti pentingnya membeli senjata yang berefek gentar tinggi," ujar Tedjo.

Dari empat negara produsen kapal selam yang mengajukan tawaran produk mereka, seperti Jerman, Perancis, Korea Selatan, dan Rusia, tambah Tedjo, pihaknya mengaku telah menetapkan dua negara produsen sesuai kebutuhan yaitu Korea Selatan dan Rusia. Nantinya dari dua pilihan itu akan diuji kembali mana spesifikasi kapal selam yang sesuai dengan kebutuhan TNI AL.

KSAL mengharapkan proses pengadaan bisa segera dituntaskan sehingga diperkirakan awal tahun 2012 keberadaan dua kapal selam yang dipesan tadi sudah bisa memperkuat armada perang RI. "Jadi tidak akan ada lagi yang berani macam-macam seperti di perairan Ambalat atau di tempat lain. Kami juga berharap paling telat bulan depan proses kontrak pengadaannya sudah bisa dituntaskan. Pengadaan itu tentunya mensyaratkan adanya transfer teknologi buat kita," ujar Tedjo.

Dalam kesempatan sama, Juwono Sudarsono mengatakan, dirinya akan coba mengupayakan pengadaan kapal selam tersebut di tengah keterbatasan alokasi anggaran pertahanan yang ada. Dengan begitu dia berharap paling tidak akhir 2011 realisasinya bisa dilakukan. "Seperti saya katakan, sekarang ini kita masih harus menimbang-nimbang antara kebutuhan kesra, ekonomi, dengan polhukam. Saya mesti ‘bertarung’ melawan Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, supaya antara kebutuhan prasarana dan senjata bisa juga dipertimbangkan," ujar Juwono.

Saat ini, tambah Menhan, prioritas pemerintah masih untuk memerangi kemiskinan, terutama dalam bentuk membangun sarana dan prasarana untuk meningkatkan perekonomian.

Artikel Terkait:

Agustus 10, 2009 - Posted by | TNI

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: