Topabislah’s Blog

Usaha, Solusi, Cerita dan Tips serta Triks apa saja seputaran kita

Membuat Coretan jadi Desain

Anda suka corat-coret? Daripada mubazir, manfaatkan saja hasil corat-coret ini menjadi desain grafis yang apik. Bisa untuk web, wallpaper ponsel, atau bahkan desain kaos. Toh, layanan sablon digital satuan kini sudah menjamur. Bayangkan jika kaos yang Anda pakai adalah desain Anda sendiri, bangga bukan?

Membuatnya tak sulit kok. Anda tinggal mentransfer hasil coretan-coretan Anda ke PC, lalu jadikan desain berbasis vektor dengan bantuan CorelDRAW X4. Mengapa harus vektor? Karena kualitas gambar, khususnya kartun, akan menjadi lebih apik dengan format ini.

Setelah jadi, Anda tinggal membawanya ke tukang sablon. Jika hendak dibuat sebagai pemanis web atau blog, tinggal diubah saja formatnya menjadi bitmap. Mau coba? Begini caranya.

1. Siapkan kertas corat-coret, dan gambarlah sketsa sesuai dengan ide yang ada di kepala Anda. Jika Anda mencoretnya menggunakan pensil, nantinya, sebelum di-scan, gambar harus dipertebal dulu memakai spidol atau pena.

2. Masukkan kertas ke dalam alas scanner. Pastikan posisinya tidak terbalik. Anda bisa langsung men-scan kertas berisi coretan tangan tersebut dari CorelDRAW. Klik [File] > [Acquire Image] > [Select Source]. Pada boks yang muncul, pilih scanner yang dipakai.

3. Pilih [File] > [Acquire Image] > [Acquire]. Tunggu sampai aplikasi scan bawaan scanner muncul di layar. Jika sudah, atur setting yang ada. Pilih modus scan Black and White atau hitam putih. Untuk melihat preview gambar scan, klik [Preview].

4. Resolusi yang Anda pakai sebaiknya sekitar 200 atau lebih agar hasilnya lebih detail. Langsung saja klik tombol [Scan] untuk memulai scan. Tunggu beberapa saat sampai proses tuntas. Hasil scan, berupa gambar bitmap, akan muncul di area gambar. Tutup aplikasi scan.

5. Ubah gambar bitmap ke vektor. Klik segitiga kecil di sudut bawah tombol [Trace Bitmap], lalu pilih [Line art…]. Pada boks PowerTRACE, atur slider “Smoothing” ke angka sekitar 50. Pilih [Black and White] untuk Color Mode.

6. Hasil tracing akan muncul di jendela preview paling kanan. Klik [OK], dan tunggu beberapa saat sampai proses pengubahan selesai dan gambar berubah menjadi vektor. Setelah selesai, di area kerja ada dua gambar: vektor dan bitmap. Klik gambar bitmap, lalu tekan [Delete].

7. Untuk mengolah dan mewarnai obyek gambar, Anda harus memisahkan setiap komponen penyusunnya. Klik-kanan obyek, lalu pilih [Ungroup]. Misalnya Anda ingin mewarnai salah satu bagian, klik bagian tersebut, lalu klik warna di palette.

8. Jika merasa ada outline gambar yang masih kurang rapi karena ternoda bekas coretan tangan, klik bagian yang hendak dirapikan, lalu klik [Shape Tool]. Perbesar gambar sampai detail outline terlihat jelas. Kelola tuas-tuas dan titik node untuk merapikan bentuk gambar.

9. Jika ada garis yang tidak lurus dan rapi, klik salah satu node, lalu, sambil menekan [Shift], klik node lainnya di mana di antara kedua node itu terdapat garis yang tidak lurus. Untuk meluruskannya, klik [Convert Curve to Line].

10. Jika ada titik yang hendak dihilangkan, agar bentuk semakin rapi, klik node lalu tekan [Delete]. Hiasi gambar dengan aneka obyek lainnya, bisa logo, teks, ataupun coretan tangan Anda yang lain. Satukan semua gambar dan, tada!, gambar siap disablon.

Juni 10, 2009 - Posted by | Tutorial

2 Komentar »

  1. thx infonya

    Komentar oleh Stop Dreaming Start Action | Juni 29, 2009 | Balas

    • yups…

      Komentar oleh topabislah | Juni 30, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: