Topabislah’s Blog

Usaha, Solusi, Cerita dan Tips serta Triks apa saja seputaran kita

Bercengkrama di Laut Mati (Dead Sea)

Setelah selesai menunaikan Umroh dan wisata kota Mekkah teman saya menceritakan perjalananya menuju laut Mati yang merupakan wisata terakhirnya sebelum harus DSC00944 - Copykembali ke Lebanon dan melanjutkan tugas dan pekerjaan sehari-harinya, seperti yang diceritakanya terhadap saya di bawah ini.

Perjalanan kami dari kota Mekkah Arab Saudi  ke Amman Yordania kurang lebih 20-22 jam perjalanan bus itu sudah termasuk waktu kami dalam mengurus  pemeriksaan pasport di perbatasan Arab dan Yordania.DSC00951 - Copy

Kami tiba di pelataran parkir Amman Beach sekitar jam 10 pagi, dan untuk memasuki areal wisata kami harus membayar tiket masuk seharga 10$.DSC00955 - Copy Di dalamnya anda bisa menemukan ruang ganti laki-laki dan perempuan dan beberapa tempat bilas, sederhana sekali. Selain itu ada juga para penjual pakaian untuk berenang namun sangat sederhana.

DSC00989 - CopyDi sebelah kiri dan kanan ada tempat duduk seperti tempat tunggu yang kebanyakan di tempati oleh ibu-ibu atau perempuan yang tidak turun ke pantai. Dan jauh di sudut kiri pantai sana terlihat satu menara pengawas dengan dua orang petugas pantai. Beberapa orang dari kami ada yang berfoto tapi ada juga yang langsung turun menuju pantai dan meyakinkan benarkah kita bisa mengapung, seperti cerita orang-orang. Akhirnya sayapun ikut turun dan ternyata “ BENAR….SAYA MENGAPUNG…   SUBHANNALLOH …inilah kekuasaan ALLOH…” badan yang seberat  dan sebesar ini mengapung begitu saja. Saya coba  yakinkan lagi, saya tiduran dan ternyata memang mengapung.  DSC00962 - CopyDSC01003 - Copy

Ketika sedang  asyik menikmati suasana mengapung tiba-tiba saya dikagetkan oleh teman dan ada percikan air masuk mata saya, huuuuuu….perih sekali dan panas terpaksa untuk sementara saya pejamkan mata dan Alhamdulillah setelah beberapa saat kembali normal, selain itu air laut mati ini rasanya asin pahit, tidak seperti air laut Indonesia yang asin biasa apalagi air laut perairan Tanjung Priok yang sudah tercampur minyak.DSC01009 - Copy

Puas mengapung kami mencari lumpurnya, yang menurut cerita banyak bermanfaat bagi kulit kita seperti yang sudah saya baca di situs kecantikan www.az-skincare.com, tak mau ketinggalan saya ikut mandi lumpur juga dan menikmati.

Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat selesai sudah wisata kami di Dead Sea/Laut Mati dan kami harus pulang, kembali ke Lebanon.

Tulisan terkait : Ada apa di Laut Mati?

Mei 8, 2009 - Posted by | Cerita

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: